roudlotun
Hai, you can call me Nafi'ah. Lahir dan besar di Jepara. Hobi Membaca, menulis sesuatu di lembaran kertas.
Tips Menabung yang Cocok untuk Para Milenial! – Sebagian anak muda usia awal 20-an sedikit susah untuk membiasakan menabung. Meski sudah bekerja namun gaji masih minim jadi merasa enggan untuk menabung. Jangan karena gaji minim membuatnya menjadi alasan utama tidak menabung. Katakan bahwa di usia saat ini adalah untuk mengayunkan langkah ke depan. Meski belum memiliki berbagai tanggungan tetap wajib memilik aset, meski dalam jumlah kecil.
Maka dari itu menabung merupakan hal yang harus diprioritaskan karena sewaktu bisa dimanfaatkan karena posisi yang darurat, modal membeli aset, usaha, bahkan modal untuk berinvestasi. Akan tetapi tidak sedikit pula yang gagal meski sudah tahun bagaimana manfaatnya. Banyak alasan membuat rencanna menabung menjadi gagal. Seperti meningkatnya biaya hidup sementara pemasukan tetap sama. Ada juga yang tidak bisa menabung meski pendapatan sudah meningkat.
Faktor yang biasanya menjadi pemicu gagalnya program menabung adalah lalai dalam mengelola pengeluaran. Pergaulan dan tuntutan untuk selalu up to date membuat banyak orang menjadi lebih konsumtif. Gaya hidup serba instan ini, yang hanya mau enak dan gampang, membuat orang terdorong untuk lebih boros dalam membelanjakan uang.
Kalau anda masih tidak dapat mengendalikannya sebaiknya segera berhenti. Ini akan sangat merugikan di masa depan nantinya. Berikut ada beberapa tips menabung yang cocok untuk kalangan muda terutama kaum millenial:
Pertama berawal dari diri sendiri buat diri lebih bersemangat dan konsisten untuk terus memelihara kebiasaan menabung. Sangat penting bagi anda untuk selalu membuat perencanaan matang. Menentukan pos jangka pendek, tujuan jangka menengah maupun jangka panjang penggunaan uang tabungan yang sedang disiapkan.
Menentukan tujuan tabungan yang disimpan akan memberi motivasi bagi anda memmenuhi target yang sudah dibuat. Dengan tahapan menabung terencana biasanya akan lebih mudah menyisihkan uang. Ingat ya! Buat target yang realistis dan sesuai dengan minat dan hobi. Sebagai contoh menabung untuk target liburan, untuk membeli alat atau kebutuhan yang diinginkan.
Lalu sebiasa mungkin cari peluang usaha yang bisa untuk menambah pemasukan dan meredam angka pengeluaran. Apalagi sekarang sudah ada banyak dukungan teknologi yang cepat sekali berkembang bisa anda manfaatkan keahlian untuk menciptakan sumber pendapatan sampingan. Coba tawarkan keahlian anda sebagai seorang freelancer, baik itu dalam bidang menulis, desain grafis, pemrograman, sampai digital marketing dan sebagainya.
Banyak situs yang mempertemukan klien dengan freelance seperti Fiverr atau Projects.co.id, jadi jangan ragu untuk mendaftar dan temukan klien pertama anda.
Baca juga: Tips Jadi Freelancer Sukses Punya Banyak Klien
Sebagai kaum muda keinginan untuk lifestyle selalu menggoda. Bolehlah tapi batasi agar tidak boros. Nongkrong minum kopi atau makan di restoran bisa dech asal jangan setiap hari. Lakukan seperlunya saja. Mulailah untuk melakukan langkah kecil seperti membawa bekal sendiri daripada membeli pasti lebih mahal. Apalagi kalau ada ongkos kirim jadi keluar duit lagi bukan? Ini tips menabung mulai dari merubah kebiasaan.
Buatlah urutan penggunaan uang dari waktu ke waktu berdasarkan tingkat prioritasnya. Sebab tujuan anda adalah menabung, maka coba membuat prioritas pendapatan untuk ditabung. Bisa dilihat bahawa tabung dan investasi memiliki prioritas yang lebih tinggi daripada kewajiban membayar cicilan dan pengeluaran atas kebutuhan lainnya. Mengikuti skema itu maka tidak ada alasan untuk tidak menabung atau berinvestasi.

Jika anda sudah terbiasa menabung maka sisishkan sedikit untuk diinvestasikan. Menabung memang membawa keuntungan karena bisa dijadikan dana darurat, dimana begitu anda butuh, bisa menarik uang kapan saja. Bisa memenuhi kebutuhan nominal. Namun kalau bergantung dengan tabungan saja, malah uang anda berkurang dan tidak ada nilai tambahnya.
Nih kekurangan hanya mengandalkan tabungan:
Investasi bisa menjadi sangat penting sebab nilai uang tidak berkurang justru bertambah seturut waktu, terutama karena efek compounding. Bila anda memiliki uang cukup setiap bulannya cobalah untuk investasi.
Agar makin mempermudah, buat tabungan khusus untuk target tertentu. Contohnya anda ingin naik haji, maka dengan pemisahan keuangan dan menentukan skala prioritas jadi lebih mudah. Kalau target atau tujuan menabung lebih dari satu, maka beri nama berbeda di setiap tabungan. Hal ini membuat motivasi menjadi lebih naik. Membuat tabungan berbeda untuk tujuan yang berbeda secara membuat psikologis bisa menstimulasi diri lebih giat mengumpulkan uang untuk mencapai tujuan.
Adanya rekening terpisah membuat penggunaan anggaran sehingga dana yang ada tidak terambil untuk pengeluaran rutin. Agar rekening terus terisi maka bisa memanfaatkan layanan transfer otomatis, menggunakan layanan ini, saldo tabungan akan terisi otomatis sesuai tanggal yang disampaikan bank.
Bila tidak ada layanan transfer otomatis, maka bisa menetapkan target sendiri dan menentukan tanggal saat harus menambah tabungan. Meski sudah ada layanan transfer otomatis anda bisa melakukan penambahan secara manual dengan konsisten menabung jika terdapat tambahan pendapatan diluar penghasilan rutin. Menetapkan tanggal transfer otomatis menjadi cara efektif memastikan anda tidak tergoda membelanjakan seluruh dana yang ada di rekening atau menentukan tanggal untuk menambah tabungan setelah gajian.
Ada banyak hal yang membuat kita tergoda menggunakan kartu kredit, karena sangat efisien dalam memenuhi kebutuhan. Kalau tujuan anda benar-bena untuk menabung maka hindarilah sebisa mungkin. Uang yang tidak kita lihat jumlahnya memang lebih mudah untuk direlakan. Dengan artian kalau anda menggunakan kartu kredit karena uangnya secara fisik tidak terlihat cenderung mempengaruhi kita untuk menjadi boros.
Pada akhirnya anda menambah jumlah utang dan justru memberatkan tagihan. Bukannya jumlahnya semakin bertambah malah justru tagihan membengkak. Masih mau menggunakan kartu kredit semena-mena? Coba pikirkan lagi ya? Ini untuk diri anda sendiri bukan orang lain.
Selain utang yang dari kartu kredit, sekarang banyak sekali pinjol karena internet sudah sangat mudah untuk diakses. Maka artinya untuk menggali lubang hutang semakin mudah, terlebih hanya digunakan untuk tujuan kurang produktif.
Jadi pikirkan dengan matang sebelum anda mengajukan utang, jangan sampai gali lubang tutup lubang. Bila memang mendesak usahakan kalau utang tersebut digunakan untuk hal produktif. Masalah hutang ini sangat riskan dan bisa merugikan kalau tidak tepat penggunaannya sesuai kondisi.
Terakhir, ingat! Jaga saldo anda. Satu hal yang membuat orang jadi malas menabung adalah adanya biaya administrasi yang harus dibayarkan setiap bulan. Supaya tidak terbebani biaya administrasi pastikan bahwa tabungan berada di ambang batas saldo minimun sesuai dengan suku bunga yang ditetapkan oleh bank. Satu lagi agar tidak terbebani pastikan mendapatkan bunga yang diperoleh lebih besar dari biaya bulanan yang dibebankan hingga tabungan tidak berkurang. Jeli memilih tabungan dengan imbal hasil yang lebih besar dibanding tabungan lain.
Baca juga: CARA MENGATUR KEUANGAN YANG COCOK UNTUK SEMUA PENGHASILAN
Apakah masih merasa berat? Untuk menerapkan tips menabung? Yuk, mulai dari hal kecil saja untuk membiasakan diri menyisihkan uang demi masa depan. Semua yang dilakukan sekarang berimbas ke masa depan. Semoga bermanfaat.