roudlotun
Hai, you can call me Nafi'ah. Lahir dan besar di Jepara. Hobi Membaca, menulis sesuatu di lembaran kertas.
Ciri Penipuan Belanja Online di Marketplace Biar Nggak Rugi – Semakin hari makin banyak modus penipuan yang sangat meresahkan masyarakat. Terutama dalam berbelanja online yang turut memberikan sumbangan kasus penipuan juga. Melesatnya perkembangan era yang kian modern banyak toko online dadakan yang memberikan penawaran barang dalam stok limit namun memberikan harga yang diluar pasaran.
Terlebih sekarang banyak media sosial yang turut menjadi sasaran penipuan termasuk belanja online, lewat WhatsApp, termasuk penyebaran informasi barang melalui media sosial seperti yang paling trend lewat facebook, twitter, google plus ataupun Instagram. Dengan begotu informasi tersebut tersebar untuk menipu banyak korban.
Jadi agak khawatir bukan kalau mau berbelanja online? Terutama di marketplace yang merupakan berkumpulnya banyak penjual. Dimana kita tidak waspada sedikit maka bisa kena penipuan. Meski markeplace sudah menjamin keamanannya kita juga perlu lebih teliti dalam memilih toko yang jujur dan terpercaya.
Berikut cara mengetahui ciri penipuan online yang berkedok menggunakan akun di berbagai marketplace. Sebagai warga yang cerdas wajib tahu.
Pertama cara yang paling mudah dan menonjol adalah toko yang memiliki tanda star sebagai bentuk layanan marketplace bahwa termasuk dalam kategori aman. Biasanya di profil toko ada tulisan STAR+ yang menunjukkan kredibilitas yang bisa menjadi pilihan tempat berbelanja. Kalau anda menemukan tanpa tanda STAR+ maka wajib waspada ya.
Ingat! Tidak semua online shop yang tanpa wajah merupakan penipu. Namun untuk yang mengaku menjual barang asli atau ORI, dibeli sendiri atau dibawa langsung dari luar negeri pastinya akan memposting foto mereka yang sedang traveling atau berada di butik terkait. Untuk produsen pakaian biasanya mereka akan memperlihatkan toko atau tempat produksinya. Dan demi meyakinkan konsumen online shop yang bonafit akan menggunakan jasa model dan lainnya untuk meningkatkan kualitas.
Jika anda menemukan toko online yang enggan memberi bukti minimal foto atau keaslian barang tolong di garis bawahi hati-hati.
Baca juga: CONTOH PENIPUAN BELANJA ONLINE SERTA PENCEGAHANNYA
Mereka yang memang niat berjualan, maka akan mencantumkan alamat toko mulai dari provinsi, kabupaten, kecamatan, desa, dukuh, serta nama jalan RT\RW kalau perlu beserta tempat google map. Ada yang sering mengatakan kalau mereka berasal dari Batam, akan tetapi perlu diketahui kalau masuknya barang dari Batam ada proses bea cukai. Jadi harganya tidak akan jauh dari harga pasaran toko resmi. Terlebih tertera kata garansi dan ori. Perlu dicurigai ya, terlebih mereka menulis nomor kontak yang sangat cantik dan banyak.
Sekarang marketplace sudah memiliki fitur langsung untuk kontak handphone WhatsApp. Anda bisa mengeceknya dengan menghubunginya secara langsung.

Harga yang ditawarkan bisa menjadi pertimbangan barang yang dijual itu palsu atau KW, terutama yang mengklaim produk itu termasuk branded. Anda perlu membandingkan harga antara satu toko dengan yang lain. Bahkan kalau bisa cari di internet apakah benar produk brand tersebut memiliki harga segitu? Ingat ya antara harga dan kualitas barang bisa dinalar. Mereka yang menaruh harga yang sangat murah dibandingkan pasaran bisa masuk daftar penipu. Alasannya bisa dibuat secara masal atau merupakan produsen, untuk jual pakaian. Dan ada yang secara Cuma-Cuma memberikan member VIP untuk mendapatkan potongan harga penjualan barang branded palsu.
Penawaran produk dadakan akan muncul di saat situasi dalam keadaan krisis. Contohnya kita tahu pada saat Corona membuat kepanikan di tengah masyarakat, tiba-tiba stok masker dan handsanitizer langka dan kalau ada justru dibandrol dengan harga yang tidak wajar. Ya, memanfaatkan situasi untuk keuntungan. Cirinya anda bisa membuka tanggal image diunggah. Kalau masih baru maka bisa jadi itu penipuan belanja online.
Selain itu untuk meningkatkan penjualan barang ada yang mengadakan penawaran terbatas dan cuci gudang, penipu biasanya menawarkan harga sangat murah dalam waktu terbatas, kalimat yang sering disertakan “Promo cuci gudang, khusus hari ini dan khusus 15 pembeli tercepat HARI INI SAJA!’’ kata seperti itu membuat pembeli terhipnotis kalau tidak waspada. Belum lagi kalau ada tambahan dijamin 100% asli original, bergaransi resmi, bukan replika atau super copy, dan lainnya. Barang yang asli beberapa ada garansinya dan barang resmi harganya tidak akan anjlok atau terlalu murah, wahai konsumen yang cerdas.
Baca Juga : Gampang, Begini Cara Menjadi Selebgram
Permintaan Down Payment (DP) lebih dulu akan terjadi jika penipu melakukan chat pribadi dengan anda setelah menunjukkan resi pengiriman barang palsu. Di marketplace jika mau membeli barang tinggal pilih masukkan keranjang dan chek out untuk proses pembayaran, dijamin uang aman sebelum barang sampai ke tangan anda. Karena pencairan pembayaran akan dilakukan jika anda sudah mengklaim saat barang sudah ada ditangan.
Jangan percaya kalau ada penjual yang meminta pembayaran menggunakan chat pribadi bahkan mungkin dalih salah kirim barang (seperti seharusnya pesan satu tapi dikirim 2 barang, atau alasan lain), dan meminta anda untuk kirim uang lagi. Jangan percaya!
Semua proses belanja sudah diatur dalam fitur marketplace, kalau terjadi sesuatu maka komplain ke pihak marketplace untuk membantu anda. Kalau ada yang berada diluar jalur, hati-hati penipuan.
Sebelum memilih membeli barang, periksa komentar dan jumlah pengkutnya. Kalau dilihat toko online tersebut memiliki pengikut yang aktif maka jumlah like, komentar serta foto video postingan barang tidak jauh berbeda. Kalau jumlahnya sangat sedikit bisa menjadi daftar ciri penipuan belanja online. Setidaknya hal yang paling terlihat adalah tidak memiliki review positif (bintang 4 ke atas) dari pembeli. Yang paling sering terjadi, pelaku membalas komentar calon pembeli dengan meminta calon pembeli menghubungi nomor yang diberikan atau via DM.
Baca juga: Cara Beli Baju Online yang Aman Tanpa Kecewa
Itulah beberapa ciri penipuan olshop yang bisa anda antisipasi dengan meilihat beberapa garis besarnya. Banyak yang mengaku toko online yang bagus dan terpercaya, namun dari semua hal itu lihat detail kecilnya untuk meminimlaisir terjadinya penipuan.
Selalu lakukan transaksi yang mana di marketplace terpercaya seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Lazada dan lainnya dan beberapa hal yang bisa dilakukan agar bisa berbelanja dengan menerima barang secara puas tanpa adanya rasa penyesalan.
Keamanan yang paling bisa dipercaya adalah dari diri anda sendiri. Jadilah konsumen yang cerdas.