roudlotun
Hai, you can call me Nafi'ah. Lahir dan besar di Jepara. Hobi Membaca, menulis sesuatu di lembaran kertas.
Mau Bisnis Makanan Laris? Berikut 7 Hal yang Perlu Dilakukan – Ditengah persaingan yang ketat bukan suatu masalah memulai bisnis makanan saat ini. Asal diniatkan dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati, maka mimpi memulai bisnis pasti akan berjalan. Termasuk kategori bisnis yang potensial meski sudah banyak tren, namun menu baru tetap muncul seolah ide makanan tersebut tidak ada habisnya. Ditambah lagi produksi yang lebih mudah dibandingkan dengan bisnis lainnya yang membuat bisnis ini banyak dipilih.
Dan ada dukungan platform digital yang semakin memudahkan apabila anda ingin memulai sebuah bisnis kuliner. Tidak harus membuka warung atau menyewa tempat, pemasaran produk bisa dilakukan secara online. Mengingat kondisi yang sudah merubah pola hidup masyarakat cenderung lebih memilih membeli segala sesuatu secara online. Peluang yang sangat bagus bukan?
Jangan khawatir ya, meski anda pemain baru dalam memulai bisnis ini ada banyak cara untuk membuat bisnis tetap berkembang dan terus bertahan. Berikut beberapa tips yang harus dilakukan untuk membangun bisnis Makanan anda dari Nol sampai sukses:
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memilih produk makanan yang akan dijual. Bingung pilih makanan apa yang sedang hits dan kekinian? Ada beberapa yang bisa dijual secara online diantaranya:
Sudah memilihnya, pastikan makanan atau minuman yang anda jual aman dan awet apabila harus dikirimkan ke pelanggan yang berjarak jauh. Perhatikan kemasannya yang digunakan apakah bisa melindungi makanan atau minuman dengan aman sampai ke tujuan?
Bisnis kuliner memiliki target pasar yang berbeda-beda. Menentukan ide makanan apa yang mau dijual, pastikan mengetahui siapa target pasarnya dan seberapa besar minat terhadap produk yang ingin anda jual. Melakukan riset padar dapat menggunakan cara membaca tren yang ada di media sosial atau melakukan browsing di internet. Selain itu melakukan survei kecil-kecilan ke teman dan kerabat terkait bisnis yang ingin dilaksanakan. Anda akan memiliki gambaran lebih jelas tentang siapa yang akan menjadi target pasar nantinya.
Misalnya anda memilih menu salad buah sebagai produk bisnis, maka target pasar anda adalah para muda mudi yang menggandrungi hidup sehat. Menu sehat bisa dijual kekomunitas sehat seperti gym ataupun komunitas fitness lainnya. Contoh yang lain ada bisnis katering makan siang, cocok untuk dipasarkan di perkantoran yang memiliki waktu terbatas. Menu katering juga bisa disesuaikan untuk bisa memenuhi kebutuhan nutrisi konsumen setiap harinya sehingga konsumen bisa mempersingkat waktu untuk memilih makanan yang sehat.

Namanya bisnis makanan maka anda membutuhkan bahan mentah untuk diolah kemudian menjadi makanan siap saji untuk diperjual belikan. Bisnis makanan memiliki batas kadaluarsa dan batas makanan yang layak untuk konsumsi. Jadi gunakan bahan makanan dimana pemasoknya bisa dipercaya menyajikan bahan yang segar.
Miliki pemasok tepat dan terpercaya dari segi kualitas bahan makanan dan ketersediaannya dalam jangka panjang, sehingga tidak perlu kesulitan bergonta ganti supplier bahan makanan ketika membutuhkannya. Lebih baik lagi kalau anda memiliki lebih dari satu pemasok bahan makanan. Jika pemasok satu mengalami kendala masih ada pemasok lainnya sudah punya penyedia bahan makanan lainnya tanpa harus menghabiskan waktu mencari pemasok lain. Ingat! Pastikan pemasok tersebut memiliki distribusi yang layak dan tepat waktu, agar kemasan bisa sampai dalam keadaan dan kualitas terbaik
Jika anda memulai bisnis online tidak perlu menyewa tempat tertentu. Akan tetapi anda harus memastikan kalau makanan yang anda jual diproduksi. Jika anda turun langsung dalam proses pengolahannya, pastikan tempat memadahi dan higienis. Apabila anda ingin menyewa tempat untuk pengolahannya, pastikan lebih dekat dengan pemasokan bahan untuk menekan pengeluaran produksi.
Buat sumber modal dan jumlah yang dibutuhkan dalam bisnis yang dijalankan. Atur juga target bulanan, 3 bulanan, satu tahunan yang akan didapat dari bisnis makanan online yang anda jalankan. Ada pengaturan target yang terencana memudahkan anda menentukan strategi penjualan. Kalau anda mendapatkan modal dari hasil investor, target yang terstruktur bisa membantu mendapatkan suntikan modal balik.
Baca juga: Tips Membuat To Do List Untuk Pengembangan Bisnis
Pilih nama makanan yang sesuai dengan citra makanan yang dijual. Saat konsumen mencicipi makanan dan merasa itu enak, maka mereka akan mengingat nama makanan tersebut. Nama makanan yang sederhana dan mudah diingat akan mudah mencapai pasar lebih luas. Juga Kemasan makanan juga perlu disesuaikan dengan target pasar. Kalau anak-anak yang menjadi target maka kemasan bisa diesain dengan warna cerah dan warna-warni akan lebih cocok dibandingkan kemasan berwarna dominan gelap.
Buat strategi pemasarannya bisa melalui media sosial Instagram, Facebook, atau media sosial lainnya yang sesuai dengan target pasar. Bisa lebih efektif lagi bila menggunakan jasa iklan berbayar dari media sosial supaya produk makanan anda mudah dijual menjangkau konsumen luas. Ingin yang lebih mudah? Bisa memanfaatkan platform delivery bila tempat anda memungkinkan untuk dijangkau seperti GoFood, GrabFood, dan Shopee Food yang dapat mempermudah pemasaran bisnis kuliner. Bisa menggunakan platform tersebut akan lebih mudah mengelolanya.
Usahakan makanan yang akan anda jual ada menu andalan dan ditambah menu variasi lainnya yang banyak diminati konsumen. Ketika konsumen baru datang ke bisnis anda mereka lebih ingin mengetahui kualitas makanan dari suatu penjual. Mereka cenderung penasaran dengan menu best seller dari semua menu yang disediakan. Jadi menu andalan anda bisa di pasarkan dengan luas. Jangan berhenti melakukan inovasi. Coba varian baru yang sesuai dengan minat konsumen. Saran dari konsumen juga bisa jadi pertimbangan buat inovasi produk anda. Adanya inovasi akan membuat bisnis anda terus hidup dan berkembang.
Baca juga: BISNIS MAKANAN ONLINE UNTUK PEMULA KEKINIAN LARIS
Itulah hal yang perlu dilakukan sebelum memulai bisnis makanan biar laris. Jika nanti bisnis sudah berkembang besar bukan tidak mungkin anda bisa menjajal produk baru untuk ditambahkan dalam bisnis makanan tersebut. Membangun beberapa cabang. Semoga infonya bermanfaat.