4 Cara Transaksi Online agar Aman dari Pembobolan Rekening – Transaksi online semakin disukai banyak orang, karena alasan lebih cepat dan mudah dibandingkan dengan transaksi konvensional. Jika dulu melakukan transaksi harus melalui ATM atau melalui teller bank, maka sekarang sudah bisa dilakukan dengan praktis melalui aplikasi di smartphone.
Mau tahu minat transaksi sekarang? Di Indonesia sendiri pertumbuhan transaksi bisa naik lebih dari dari 50 persen setiap tahunnya. Naiknya transaksi ini dianggap memang hal yang positif. Namun degan pencapaian tersebut masyarakat harus tetap waspada dalam bertransaksi. Terutama dalam transaksi online.
Tidak hanya transaksi di mesin ATM saja yang rentan dengan tindak kejahatan. Akan tetapi transaksi online bisa memberi celah lebih kepada pelaku kejahatan untuk beraksi. Supaya tidak sampai menjadi korban kejahatan siber (cyber crime), ada beberapa tips yang dapat membantu anda agar tetap aman dalam melakukan transaksi online.
1. Gunakan sandi atau password yang gak mudah ditebak dan sebaiknya diganti secara berkala
Melakukan hal ceroboh dalam transaksi online bisa memberikan peluang besar untuk para pelaku kejahatan melakukan pembobolan. Hal yang umum terjadi adalah di password atau kata sandi yang degan mudah di tebak oleh penjahat.
Ada cara yang bisa anda lakukan ketika menggunakan kartu debit, kartu kredit, internet banking, hingga mobile banking buat bertransaksi:
– Buat kata sandi atau password yang sama sekali tidak bisa ditebak oleh orang lain dengan mengkombinasikan huruf besar, kecil dan angka.
– Jangan menggunakan user name dan password yang sama di tiap-tiap media transaksi.
– Mengubah password secara berkala, setidaknya tiga bulan sekali.
– Tidak membagikan informasi terkait akun dan password dengan sembarangan orang meski diminta oleh orang yang mengaku dari bank tersebut.
2. Hal-hal yang sebaiknya dilakukan dalam belanja online agar transaksi online aman
Yang sekarang sering terjadi adalah ketika melakukan belanja online. Dan ini sudah sring terjadi, ada dua cara pelaku bisa melakukan pembobolan akun dan penipuan mengatasnamakan perusahaan terkait.
Untuk anda yang gemar belanja online harus hati-hati dan gunakan tips transaksi yang aman:
– Setelah melakukan transaksi, pastikan anda selalu log out dari akun perbankan.
– Jangan izinkan komputer menyimpan nama pengguna dan sandi anda buat website belanja ataupun perbankan.
– Pastikan layanan ada pihak ketiga yang membantu transaksi yang punya reputasi yang baik alias terpercaya.
– Pastikan juga transaksi terlindungi oleh layanan 3D Secure.
3. Jangan gunakan Wi-Fi publik ketika bertransaksi
Menggunakan jaringan wifi dalam melakukan transaksi adalah salah satu kesalahan fatal anda. Pasalnya memang benar anda bisa irit kuota anda, namun dari tingkat keamanan yang ada belum tentu terjamin. Maka hindari menggunakan jaringan wifi sebagai media transaksi anda.
Dan juga hati-hati jika ada tawaran metode transaksi yang gampang banget atau one-click ordering. Terus lakukan perbarui internet browser agar keamanannya makin meningkat.
4. Berhati-hati dengan kiriman email yang tidak dikenal
Email termasuk dalam kategori media yang bisa melakukan pembobolan rekening. Melakukan penipuan dengan metode phishing yang bisa membuat orang terjebak dengan mudah ke akun pembayaran online pada tautan yang dikirim melalui email.
Kalau ada pesan yang tidak dikenal masuk, maka sebaiknya jangan membuka pesan tersebut, termasuk mengklik tautan yang ada. Umumnya jika anda email yang meminta anda untuk mengklik tautan link kemudian memasukkan data-data yang diminta.
Dengan data yang anda, pelaku bisa melakukan pembobolan rekening sampai melakukan transaksi tanpa sepengetahuan anda.
Itulah beberapa tips agar terhindar dari pembobolan akun, terutama dalam akaun perbankan. Selalu tingkatkan kewaspadaan anda.
Semoga informasi di atas bermanfaat. Sampai jumpa.
Anda mencari Distibutor PULSA & KUOTA termurah ? disini tempatnya:
Klik Disini.