Amalan Hari Tasyrik Setelah Hari Raya Idul Adha

Amalan Hari Tasyrik Setelah Hari Raya Idul Adha – Hari raya Idul Adha sudah berlalu 2 hari yang lalu, dan sudah masuk hari tasyrik dimana umat islam dilarang untuk berpuasa. Selain itu ada beberapa amalan lho yang bisa anda lakukan selama 3 hari tersebut.

Lebih jelasnya mari yuk bahas, apa sih hari Tasyrik itu?

Nah, 2 hari sebelum Idul Adha kita dianjurkan untuk berpuasa, namun 3 hari setelah Idul Adha kita dilarang untuk berpuasa. Tiga Hari Setelah Idul Adha 11, 12, 13 Dzulhijjah adalah hari Tasyrik. Atau tanggal 1, 2, dan 3 Agustus 2020. Sangat dilarang untuk melakukan puasa meskipun itu jatuh di hari senin atau kamis yang biasanya digunakan untuk puasa sunnah.

Lalu, kenapa Hari Tasyrik dilarang untuk berpuasa?

Untuk penjelasan detailnya di kutip dari Matan Al Ghoyah wat Taqrib -salah satu rujukan fikih dalam madzhab Syafi’I ada lima hari yang dilarang untuk melakukan puasa, diantaranya hari Idul Fithri, hari Idul Adha, dan tiga hari tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijjah).Seperti sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ

Artinya : “Hari-hari tasyrik adalah hari makan dan minum.” (HR. Muslim no. 1141).

Amalan Hari Tasyrik Setelah Hari Raya Idul Adha

Meskipun di larang untuk berpuasa selama hari yang diharamkan tersebut, tapi ada beberapa amalan yang bisa anda lakukan untuk menambah pahala:

Menikmati Makanan

Idul Adha dan Hari Tasyriq adalah hari dimana kita untuk bersenang-=senang dan menyantap makanan dari qurban. Seperti yang disabda Baginda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ

Artinya : “Hari-hari tasyriq adalah hari menikmati makanan dan minuman.”

Apalagi ada banyak daging kurban baik sapi maupun kambing yang bisa kamu nikmati.

Terlebih pasti anda mendapatkan bagian daging qurban dong dari hasil penyembelihan di masjid atau musholla dekat anda? Dan dagingnya di olah dan dimakan bersama-sama keluarga.

Perbanyak Dzikir

Dzikir selalu dianjurkan, telebih dengan dzikir dapat menghapus dosa. Seperti yang disebutkan dalam surat Al Baqarah ayat 203 di atas (yang artinya),

“Dan berzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang terbilang.”

Beberapa dzikir yang diperintahkan Allah S.W.T adalah

• Dzikir kepada Allah dengan takbir setelah mengerjakan sholat.
• Dzikir ini disyariatkan sebagian besar ulama.
• Lalu membaca bismillah dan takbir ketika menyembelih hewan kurban.
• Berdzikir memuji Allah S.W.T ketika makan dan minum.
• Sebelum makan membaca basmallah dan mengakhiri dengan hamdalah.
• Berdzikir dengan takbir ketika melempar jumroh di hari Tasyrik.
• Berdzikir pada Allah dianjurkan untuk memperbanyak dzikir di hari Tasyrik.

Amalan Hari Tasyrik Setelah Hari Raya Idul Adha

Menyembelih Hewan Kurban

Di hari raya qurban, anda pasti melihat banyak hewan qurban yang ada di bagian tertentu dekat masjid. Itu adalah anjuran bagi yang mampu untuk melakukan kurban. Jika anda belum memiliki kesempatan tidak apa-apa. Kalau ada rejeki lebih anda bisa berkurban di tahun berikutnya.

Selain di hari Idul adha, adanya hari Tasyrik juga diperbolehkan untuk melakukan kurban. Selain di hari idul adha atau hari Tasyrik maka itu disebut penyembelihan di hari biasa.

Memperbanyak Syukur

Di hari Tasyrik kita memiliki kenikmatan seperti makanan dan minuman dan beribadah dengan dzikir. Dan sebaik hati adalah melakuan dzikir dan bersyukur atas kenikmatan yang diberikan.

Dengan demikian segala kenikmatan yang diberikan menjadi lebih sempurna dengan bersyukur.

Amalan Hari Tasyrik Setelah Hari Raya Idul Adha

Perbanyak Doa Sapu Jagad

Allah Ta’ala berfirman, (QS. Al Baqarah: 200-201)

فَإِذَا قَضَيْتُمْ مَنَاسِكَكُمْ فَاذْكُرُوا اللَّهَ كَذِكْرِكُمْ آبَاءَكُمْ أَوْ أَشَدَّ ذِكْرًا فَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا وَمَا لَهُ فِي الآخِرَةِ مِنْ خَلاقٍ, وَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya : “Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berzikirlah (dengan menyebut) Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berzikirlah lebih banyak dari itu. Maka di antara manusia ada orang yang berdoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia”, dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat. Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: “Robbana aatina fid dunya hasanah wa fil akhiroti hasanah wa qina ‘adzaban naar” [Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka].”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam paling sering membaca do’a sapu jagad ini. Anas bin Malik mengatakan,

كَانَ أَكْثَرُ دُعَاءِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – « اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً ، وَفِى الآخِرَةِ حَسَنَةً ، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ »

Artinya : “Do’a yang paling banyak dibaca oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam “Allahumma Robbana aatina fid dunya hasanah wa fil akhiroti hasanah wa qina ‘adzaban naar” [Wahai Allah, Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka].”

Dalam doa ini telah terkumpul kebaikan dunia dan akhirat.

Jangan sia-siakan hari Tasyrik ini untuk melakukan banyak ibadah lain meski tak boleh berpuasa.

Jadi jangan sia-siakan ya? hari yang baik terlebih yang bisa melipat gandakan pahala. Semoga informasi di atas bermanfaat.’

Sampai jumpa.

Add a Comment